banner 728x250

Masyarakat Bakung Udik Keberatan atas Pemasangan Plang di Tanah Ulayat, Minta Pemerintah Turun Tangan

banner 120x600
banner 468x60

 

Tulang Bawang.monitornews.my.id— Masyarakat Kampung Bakung Udik bersama aparatur kampung menyampaikan keberatan dan mengancam akan mengambil langkah tegas terkait pemasangan plang di lahan yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat oleh oknum yang disebut berasal dari TNI Angkatan Udara (TNI AU), Kamis (14/05/2026).

banner 325x300

Warga menilai tanah tersebut merupakan tanah adat yang telah ada sejak zaman Kerajaan Tulang Bawang dan secara turun-temurun menjadi bagian dari wilayah masyarakat Bakung Udik.

Salah satu pemuda Bakung Udik, Junaidi, mengatakan masyarakat merasa keberatan atas adanya pemasangan plang di wilayah yang diyakini sebagai tanah ulayat desa.

“Tanah ulayat atau Desa Bakung Udik ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Tulang Bawang. Kami masyarakat meminta persoalan ini diselesaikan secara adil dan terbuka,” ujar Junaidi kepada media.

Ia juga meminta perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Pertahanan agar dapat membantu menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur musyawarah dan hukum yang berlaku.

“Saya mewakili masyarakat meminta kepada Pak Prabowo dan Menteri Pertahanan agar permasalahan ini segera diselesaikan supaya tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah pusat, aparat terkait, tokoh adat, serta pihak TNI AU dapat duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dan memastikan kejelasan status lahan yang dipersoalkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI AU terkait dugaan pemasangan plang tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang dan akurat.
(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *